Saya sedih lihat bayi tetangga dicekoki sufor dari dot dengan santainya oleh ibunya sendiri. Umurnya sudah hampir 2 bulan tapi masih tampak mungil sekali.
Saya sedih anak tetangga sebelah sering terlihat asyik mengunyah jajan pabrikan. Sering juga hanya disuapi nasi dan lauk kering oleh pengasuhnya. Terakhir si bocah batuk-pilek.
Saya sedih anak tetangga sebelah sering terlihat asyik mengunyah jajan pabrikan. Sering juga hanya disuapi nasi dan lauk kering oleh pengasuhnya. Terakhir si bocah batuk-pilek.
Lalu saya juga sedih ketika berfikir apakah saya sendiri sudah menjadi ibu yang baik bagi si kecil. Pada dasarnya, setiap ibu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Tetangga saya mungkin beranggapan bahwa sufor adalah yang terbaik bagi anaknya. Tetangga satunya lagi mungkin berfikir baguslah jajan pabrik bisa menyenangkan anaknya.
Selanjutnya semua ada akibatnya. Ada ibu yang langsung tanggap, ada yang tidak. Kalau memang sungguh-sungguh ingin memberikan yang terbaik bagi anak, mari update pengetahuan kita setiap hari.
Apa benar memberikan sufor masih lebih prestise daripada ASI? Apa kebanyakan jajan pabrik masih aman dan menyenangkan bagi anak? Apa batuk-pilek cukup diobati saja? Apa nutrisi anakku sudah tercukupi? Yuk, sama-sama kita belajar. Agar saya tidak sedih sendirian. Akan lebih indah jika kita ramai-ramai belajar dan sharing pengalaman. Salam sayang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar